Pengelolaan Pascasarjana Rapat Koordinasi Akademik dengan WR I

Palangka Raya – Pada Kamis (10/8), Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan; Dr. Nurul Wahdah, M.Pd. mengadakan rapat koordinasi akademik dengan seluruh pengelola Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya di aula Pascasarjana.

Dr. Nurul Wahdah, M.Pd. dalam arahannya menyampaikan Pascasarjana selaku UPPS dan Program Studi harus saling bersinergi dan memusatkan perhatiannya pada penyelenggaraan kegiatan program kerja yang mendukung pemenuhan akreditasi. “Semua item kriteria punya signifikansi skornya masing-masing, namun kriteria Luaran dan Pendidikan yang memiliki skor paling tinggi.”, tegas beliau.

Pascasarjana IAIN Palangka Raya sendiri, Program Studi terdekat yang akan melakukan reakreditasi adalah Program Studi S2 MPI. Dr. Nurul Wahdah, M.Pd. mewakili Rektor IAIN Palangka Raya; Prof. Dr. Ahmad Dakhoir, S.H.I., M.H.I. memiliki target agar S2 MPI di tahun 2025 meraih peringkat akreditasi Unggul.

Dalam arahannya Dr. Nurul Wahdah, M.Pd. menambahkan ada beberapa aspek yang luaran menjadi pertimbangan agar Program Studi S2 MPI dapat meraih Unggul di antaranya; publikasi kolaboratif antara dosen dan mahasiswa tingkat internasional, ketertiban pengisian tracer study lulusan dan pengguna lulusan, rekognisi dosen, penelitian dan pengabdian dosen dan mahasiswa yang dibiayai dari luar.

Pada aspek kriteria pendidikan, Dr. Nurul Wahdah, M.Pd. menyampaikan, “Prodi haru melakukan revisi RPS terintegrasi penelitian dan pengabdian serta memiliki 9 karakteristik pengajaran yang sudah ditetapkan, metode pembelajaran juga harus diperhatikan. Selain itu, Prodi juga harus memeriksa kembali apakah sudah susunan kurikulum sudah sesuai dengan pedoman dan penetapan bahan kajian apakah sudah sesuai dengan CPL.”

Direktur Pascasarjana; Dr. H. Abdul Helim, M.Ag. dalam arahannya menyampaikan bahwa komunikasi menjadi aspek kunci agar tata kelola di Pascasarjana terbangun sinergis. “Saya; Direktur, Wakil Direktur, Kaprodi,  Kasubbag TU, tenaga kependidikan, kita semua ini sebenarnya adalah mitra kerja yang menumbuhkan simbiosis mutualis guna mencapai visi kita melalui program kerja.”, pungkas Direktur.